Memberikan informasi dan inspirasi

zona kuning dan zona hijau akan kembali menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengizinkan sekolah yang berada di zona kuning dan zona hijau untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah.

Jika menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah, maka harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya adalah pembatasan jumlah siswa maksimal 50 persen.

Maka dari itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pendidikan jarak jauh (PJJ) masih tetap berlangsung, meski sekolah bisa dibuka untuk yang berada di zona hijau dan zona kuning.

“Meski sekolah sudah bisa dibuka, namun bukan berarti PJJ tidak terjadi di sekolahyang sudah tatap muka, karena maksimum kapasitasnya hanya 50 persen,” ujar Nadiem dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 12 Agustus 2020.

Dikutip prfmnews.id dari ANTARA, sekolah yang berada di zona kuning dan zona hijau boleh menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah jika sudah mendapat izin dari orang tua siswa, aparat kewilayahan, hingga pemerintah daerah.

Jika orang tua tidak setuju, maka peserta didik tetap belajar dari rumah dan tidak dapat dipaksa.

Selengkapnya di Prfmnews

sumber foto : fb Info Baleendah

 

Hosting

Translate »