Sempat Viral di PON XX Papua 2021, Berikut Ini Jenis-jenis Alat Pelumpuh Drone

Sempat Viral di PON XX Papua 2021, Berikut Ini Jenis-jenis Alat Pelumpuh Drone

Drone milik anggota komunitas robot terbang di lapangan Universitas Al-Azhar, Jakarta, 7 Januari 2015. TEMPO/Frannoto

TEMPO.CO, Jakarta – Belakangan ini di media sosial Twitter dihebohkan dengan unggahan foto seorang personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang tengah memegang sebuah senjata khusus. Senjata yang tengah dipegang oleh personel Paspampres tersebut merupakan alat pelumpuh drone yang digunakan untuk mengamankan jalannya PON XX Papua 2021. Dikutip dari akun Twitter @kamto_adi, lebih dari 15 drone liar yang terbang melintasi venue PON XX Papua 2021 telah dilumpuhkan dengan menggunakan alat tersebut.

Drone milik anggota komunitas robot terbang di lapangan Universitas Al-Azhar, Jakarta, 7 Januari 2015. TEMPO/Frannoto
Drone milik anggota komunitas robot terbang di lapangan Universitas Al-Azhar, Jakarta, 7 Januari 2015. TEMPO/Frannoto

Alat pelumpuh drone yang digunakan oleh Paspampres dalam PON XX Papua merupakan salah satu jenis alat penangkap drone yang ada di dunia. Drone pada awalnya digunakan untuk kepentingan-kepentingan militer. Namun, sebagaimana dikutip dari sebuah artikel di ProTVF: Jurnal Kajian Televisi dan Film, drone kini juga digunakan untuk hal-hal yang merugikan, seperti pengintaian, pembawa bom, hingga pengganggu aktivitas penerbangan.

Berbagai hal tersebut membuat senjata pelumpuh drone banyak dikembangkan. Salah satu jenis alat pelumpuh drone adalah Mobile Drone Blocker SP17. Dilansir dari scmanunggal.com, Mobile Drone Blocker SP17 bekerja dengan cara meretas sistem kontrol, navigasi GPS, dan video sender dari drone yang menjadi incaran. Mobile Drone Blocker SP17 merupakan salah satu alat pelumpuh drone yang bekerja dengan sistem jamming atau mengganggu kinerja drone.

Model alat pelumpuh drone lain yang bekerja dengan sistem jamming adalah AARTOS Anti-Drone Jammers. Alat pelumpuh drone ini mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan alat pelumpuh drone lain. Dilansir dari drone-detection-system.com, AARTOS Anti-Drone Jammers mampu melumpuhkan drone dari jarak 8 kilometer. Selain itu, AARTOS Anti-Drone Jammers juga tersedia dalam beberapa variasi, yakni Handheld Drone Jammer, Automatic Sector Jammer 180°/360°, dan 360° Programmable Automatic Sector Jammer. Masing-masing varian tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Selain sistem jamming, beberapa alat pelumpuh drone juga menggunakan sistem jaring atau net. Berbeda dengan sistem jamming yang bekerja dengan cara mengganggu cara kerja drone, sistem net bekerja cara menembakkan proyektil jaring ke arah drone yang disasar. Dilansir dari indomiliter.com, alat pelumpuh drone dengan sistem net lebih efektif daripada sistem jamming. Sebab, alat pelumpuh drone dengan sistem net bisa bekerja tanpa melalui proses peretasan yang rumit dan lama untuk mengganggu cara kerja drone.

Sumber : tempo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English EN Bahasa Indonesia ID