Di Indonesia ditolak hingga 11 kali, tapi malah diundang ke markas Google

Di Indonesia ditolak hingga 11 kali, tapi malah diundang ke markas Google

Di Indonesia ditolak hingga 11 kali, tapi malah diundang ke markas Google.

Dilansir Jurnal Soreang dari akun Instagram @bisnismillenial, adalah sebuah kisah hebat dari siswa bernama Christopher Farrel Millenio Kusuma.

Berawal dari kendala saat ingin bermain gim yang sangat ingin Farrel mainkan, namun kuota data yang dibutuhkan untuk men-downloadnya begitu besar.

Farrel langsung bergerak cepat mengirim proposal miliknya, dan hanya butuh seminggu saja Farrel pun lolos.

Sempat harus mengikuti tes wawancara terlebih dahulu, dan Farrel berhasil melewati tes tersebut dengan lancar.

 

Farrel pun terbang ke kantor besar Google di Mountain View, California, Amerika Serikat untuk menyampaikan penelitiannya.

Banyak sekali pelajaran yang didapat Farrel disana. Farrel juga sempat bertanya kepada peserta yang lolos dari negara lain.

Baca Juga: Migrasi ke TV Digital Ditunda, Kementerian Kominfo Ungkap Alasannya

Banyak sekali peserta yang lulus S3 di usia 30’an, Farrel bertanya apa alasan ingin menyelesaikan pendidikan secepat itu?

Ternyata jawabannya adalah “ingin cepat-cepat menyalurkan ilmunya kepada banyak orang”

Mendengar alasan tersebut membuat Farrel begitu kagum pastinya.

Dan kini hasil penelitian Farrel sudah bisa digunakan meskipun masih terdapat revisi atau update dan perkembangan lainnya.***

 

 

Akhirnya Farrel mencari cara lewat internet. Dari situ Farrel mendapatkan ide untuk membuat Data Compression.

Sejak kelas 1 SMA, Farrel mengulik dan meneliti dengan serius mengenai Data Compression ini. Farel pun membuat proposal penelitian berjudul “Data Compression Using EG and Neural Network Algorithm for Lossless Data”.

Namun, proposal penelitiannya tersebut selalu ditolak hingga 11 kali di Indonesia.

Hingga akhirnya Farrel melihat sebuah peluang, karena ternyata Google sedang membuka lomba penelitian.

 

Sumber : Jurnal Soreang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English EN Bahasa Indonesia ID