Kisah Pria Dibui 44 Tahun, Kaget Dunia Luar, Orang Pakai Earphone Disangka CIA

Kisah Pria Dibui 44 Tahun, Kaget Dunia Luar, Orang Pakai Earphone Disangka CIA

Seorang pria di Amerika Serikat bernama Otis Johnson kaget bukan main saat pertama kali bebas setelah mendekam 44 tahun di penjara. Dia kikuk, bingung, sekaligus syok melihat perubahan dunia luar yang selama di penjara tak pernah dia ketahui.
Akun @sharekonten melalui Instagram membagikan kisah Otis. Pria keturunan Afrika-Amerika itu tampak bingung dengan dunia modern.
Bahkan dia sampai bingung dengan banyaknya orang yang menggunakan earphone. Dia mengira orang-orang yang mengenakan earphone itu sebagai agen CIA.
Dikutip dair beberapa sumber, Otis dihukum 44 tahun penjara karena percobaan pembunuhan terhadap perwira kepolisian. Saat masuk penjara pada 1970-an, usia Otis 25 tahun. Belum ada alat canggih seperti smartphone dan internet kala itu.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Share Konten (@sharekonten)

Mendekam selama empat dekade di penjara membuat Otis tak mengenal dan bersentuhan dengan dunia luar. Dia juga sama sekali tak mengetahui perkembangan teknologi selama di balik jeruji.
Pada Agustus 2014, Otis masa hukuman Otis selesai dan dia menghirup udara bebas. Ia bebas pada usia 69 tahun dan berbekal kartu identitas, dua tiket budari penjara, serta uang US$ 40.
Saat dia melangkahkan kakinya ke Time Square, New York dia mendapati dirinya seolah berada di dunia mimpi. Ia merasa asing di lingkungan yang serba modern sehingga agak kesulitan beradaptasi.
Dia juga sampai terkagum-kagum melihat video yang bergerak di layar videotron. Otis menyebutnya sebagai jendela yang hidup.
Satu hal lain yang membuat Otis terkejut ketika melihat banyak orang mengenakan earphone sembari memainkan ponsel saat berjalan-jalan. Dia bingung orang-orang itu berbicara sendiri melalui earphone yang terhubung ke ponsel yang baru pertama kali dia lihatnya.
Dia mengira orang-orang itu merupakan agen CIA. Sebab selama hidupnya dia melihat alat-alat canggih seperti itu hanya dipakai oleh agen-agen CIA.
Apa yang dialami Otis tentu saja membuat warganet merespons dengan beragam tanggapan. Ada yang menyebut Otis sebagai time traveller.
“Wah gua kalo jadi dia mungkin bakal kayak orang purba ketinggalan jaman, bayangin aja dari tahun 1980an,” ujar @dqnendra.
“Taim trepeler,” celetuk @ragilyno.
“Apa ini? Aku melintasi waktu?” tambah @ayeesh_ptrri. (ace)
Sumber : Kumparan & IG @sharekonten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English EN Bahasa Indonesia ID