Olimpiade Tokyo Resmi Ditutup Tadi Malam, Cek Momen Viral Berikut!

Olimpiade Tokyo Resmi Ditutup Tadi Malam, Cek Momen Viral Berikut!

Tidak berasa, Olimpiade Tokyo telah resmi dan ditutup pada malam ini. Perhelatan olahraga bergengsi dunia ini diikuti oleh 206 negara. Banyak momen-momen viral dan mengharukan pada Olimpiade kali ini. Apa saja? Yuk cek!

Berbagi Medali Emas di Olimpiade Tokyo



Momen mengharukan dan langka ini terjadi di cabang olahraga lompat tinggi. Atlet Italia, Gianmarco Tamberi; dan atlet Qatar, Mutaz Essa Barshim berbagi medali emas di Olimpiade Tokyo setelah keduanya sama-sama mencatat dan berhasil pada lompatan 2,37 meter.

Ada cerita menarik dibalik perebutan medali emas ini, setelah seri mereka diberi kesempatan percobaan 3x pada lompatan 2,39 meter. Namun pada percobaan ketiganya, Tamberi mengalami cidera di kakinya dan terpaksa mengundurkan diri. Siapa sangka, ternyata Barshmin justru bertanya kepada panitia apakah bisa terdapat dua emas jika dirinya mengundurkan diri? Dan panitia menyetujuinya.

Hal ini merupakan momen yang sangat indah, dimana kedua atlet sudah berusaha semaksimal mungkin dan berbagi kemenangan. Banyak orang mengapresiasi momen langka ini dan turut berbahagia.

BACA JUGA: Kevin Cordon Akan Diarak di Guatemala Sepulang dari Olimpiade 2020



Cerita Mengharukan Kevin Cordon, Lawan Anthony Ginting di Semifinal Olimpiade Tokyo

Nama Kevin Cordon mendadak viral setelah netizen mengetahui cerita mengharukan di balik kesuksesannya di Olimpiade Tokyo hingga sampai ke semifinal. Meski kalah dari Anthony Ginting, sampai ke semifinal merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kevin. Karena di negaranya bulu tangkis merupakan olahraga yang dipandang sebelah mata dan minim fasilitas.

Sejak usia 12 tahun ia merantau meninggalkan desanya untuk menekuni bulu tangkis. Meski bukan olahraga populer di negaranya, ia tetap semangat dan berjuang untuk menggapai mimpinya. Bahkan ia harus berlatih di Aula Gereja karena minimnya fasilitas di negaranya, Guatemala. Hal lain yang menjadi sorotan dalam kisah Kevin Cordon yaitu pelatihnya merupakan orang Indonesia asal Solo, Muamar Qadavi.

Baca Juga : Nama Muamar Qadafi menjadi perbincangan hangat di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Siapakah dia ?



Greysia Polii Ganti Raket

Bukan Indonesia namanya apabila tidak melakukan aksi fantastis di lapangan. Hal ini terbukti dengan kegesitan Greysia Polii mengganti raket. Pergantian raket ini ramai dperbincangkan karena terjadi saat reli panjang pertandingan antara Greysia-Apriyani melawan China.

Kegesitan Greysia berlari keluar lapangan mengganti raket sukses membuat penonton Indonesia senam jantung. Dia kembali ke lapangan dengan gesit dan menaklukan lawannya pada gim tersebut, meskipun serangan bertubi-tubi dilontarkan hingga senar raketnya putus.

BACA JUGA: Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Pasang Foto yang Sama di Akun IG, Ungkapkan Rasa Syukur dan Terima Kasih



Atlet Muda Peraih Medali di Skateboard

Siapa bilang di Olimpiade Tokyo berisi hanya orang dewasa? Banyak atlet-atlet muda yang berhasil menorehkan prestasi. Salah satunya adalah atlet berusia 13 tahun asal Jepang di cabang olahraga skateboard, Momiji Nishiya. Dia berhasil membawa medali emas untuk negaranya.

Selain itu, lawan dari Nishiya juga merupakan orang Jepang yang mendapatkan julukan atlet termuda peraih medali, yaitu Kokona Hiraki. Di usianya yang baru 12 tahun, Hiraki berhasil membawa medali perak setelah kalah dari rekan asal satu negaranya.

BACA JUGA: Kisah menyentuh dan bikin terharu datang dari pentas Olimpiade Tokyo 2020

Wahhh sangat mengangetkan bukan cerita-cerita di balik Olimpiade Tokyo ini?



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English EN Bahasa Indonesia ID